Kamis, 15 November 2012

Nurmansyah GURU INDONESIA

Orang Malaysia pandai bahasa Inggris



Dalam rangka saya berkunjung ke Kuala Lumpur (KL) Malaysia untuk memenuhi

undangan dari Encik. Shaari osman pengarah IPG kampus ilmu khas kuala lumpur

untuk kajian penyelidikan pendidikan guru indonesia dan malaysia. Tujuan ini

untuk meningkatkan pendidikan guru/dosen yang saling menguntungkan dalam hal

kunjungan ini untuk di seminarkan pada Institut Pendidikan Guru ruang Dewan

Dato' Razali Ismail IPG cheras kuala Lumpur.



Yang paling menarik perhatian saya, terutama dari segi bahasa dan pelayanan

publik, yaitu peserta seminar dari malaysia mahasiswa dan dosen semuanya

dapat berkomunikasi dalam bahasa inggris yang baik dan lancar padahal mereka

jurusan yang berbeda – beda, karena bahasa Inggris merupakan bahasa

nasional yang di jadikan sebagai bahasa kedua.



Sekolah di negara malaysia itu menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa

pengantar dalam pelajaran di semua sekolah – tidak seperti di Indonesia

sarjana yang jurusan bahasa inggris masih ada yang tidak bisa berkomunikasi

dalam bahasa inggris ( alias lagei kameng ek ateuh batei ), kalau orang

ingin bisa bahasa Inggris maka dia harus bayar lebih mahal untuk masuk

sekolah internasional.



Pemerintah sangat peduli akan kemampuan rakyatnya dalam kemampuan bahasa

Inggris.Ketika saya ke kota di pandu oleh rakan-rakan dari Mahasiswa dan

Dosen dari IPG kampus Ilmu Khas Kuala Lumpur saya melihat di mana-mana ada

tulisan kata-kata dalam bahasa Inggris dan bahasa Inggris di melayukan,

seperti di restoran, supermarket, nama-nama barang di pasar dan kata-kata

bahasa melayu yang sebagian sama dengan bahasa inggris, ini salah satu

contoh yang perlu di terapkan di negeri kita antara lain di kantor di

bawahnya di tulis office, sekolah ( school ) dan lainnya ini metode belajar

bahasa inggris untuk mendapatkan sebagian kata-kata tanpa menghafal maka

siswa di sekolah akan terhafal sendiri dengan sering membaca dan melihat

setiap hari.



Oleh karenanya Pemerintah perlu membuat banyak program di

berbagai bidang untuk meningkatkan kemampuan rakyatnya berbahasa Inggris.

Negara malaysia memiliki stasiun televisi dan radio yang memakai bahasa

Inggris dalam penyiaran dan dapat ditangkap di seluruh negeri secara gratis,

kalau di indonesia jika orang ingin nonton tv bahasa inggris mereka harus

langganan aora tv/yes tv/indovision.



Saya di malaysia sering menggunakan kata-kata bahasa inggris karena mereka

ada kata – kata bahasa indonesia mereka tidak mengerti dan saya tidak juga

mengerti sebagian bahasa malaysia seperti saya menanyakan di mana WC mereka

tidak paham saya langsung menanyakan ke bahasa inggris di mana toilet

lansung mereka tunjukkan.



Di sisi lain untuk stasiun televisi yang tidak menggunakan bahasa Inggris

contohnya saat menayangkan drama melayu, beberapa acara diberi terjemah

bahasa Inggris – bahkan sinetron Indonesia yang ditayangkan di malaysia

diterjemahkan dalam bahasa Inggris.



Negara Malaysia adalah negara ekonomi maju dan terbuka dimana banyak orang

asing bekerja di negara tersebut sehingga bahasa Inggris merupakan

keharusan.



Mayoritas Malaysia memiliki pendapatan yang besar, sehingga mampu berlanggan

tv satelit sehingga acara tv bahasa Inggris semakin banyak dan mereka mampu

pergi ke negara lain, jadi bhs Inggris adalah keharusan untuk

berkomunikasi.Cara ini untuk penguasaan listening dan speaking/berkomunikasi

saja yang di lakukan di negara malaysia.



Nama Lengkap*:Nurmansyah

Alamat*:Aceh

Status Guru*:PNS

Nama Sekolah/Madrasah*:MTsN Kutamakmur

Lama Mengajar*:10 Tahun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar