Minggu, 12 Agustus 2012

UKG Digelar agar Guru Kompeten

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan, Musliar Kasim menyatakan, Uji Kompetensi Guru (UKG) dilaksanakan pemerintah untuk memastikan semua guru di satuan pendidikan memiliki kompetensi yang baik. Musliar menyampaikan, hasil UKG juga sangat berguna sebagai peta saat pemerintah akan melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan mutu guru.

"UKG untuk meyakinkan kita, agar semua guru di satuan pendidikan punya kompetensi yang baik," kata Musliar, di gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (10/8/2012).

Nantinya, lanjut Musliar, para guru akan mendapatkan pembinaan yang berbeda sesuai dengan hasil ujiannya. Ini merupakan upaya untuk memeratakan kompetensi guru.


"Yang nilainya rendah kita beri pelatihan. Pelatihan guru dipukul rata, tapi setelah ini petanya jelas, jadi pembinaannya juga dibedakan," pungkasnya.

Tahun ini, pemerintah melalui Kemdikbud menguji lebih dari satu juta guru bersertifikat. Selain untuk pemetaan, ujian ini juga digelar untuk mengetahui korelasi peningkatan mutu setelah para guru itu menerima tunjangan profesi. Berdasarkan paparan Kemdikbud mengenai hasil rata-rata sementara UKG, masih banyak guru bersertifikat yang berada di rata-rata nasional.

Ujian ini digelar dalam dua gelombang. Pertama mulai 8 sampai Agustus 2012, dan gelombang kedua dimulai pada 2 Oktober 2012 yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar